PDI-P.COM

Pusat Data, Informasi dan Pengetahuan Terkini

Mei 19, 2024

Hai, teman-teman! Kali ini, kita akan bahas tentang perbedaan antara teori dan hukum dalam ilmu pengetahuan. Nah, mungkin dari kalian ada yang pernah bingung, kan, apa sih bedanya teori sama hukum? Jangan khawatir, gue bakal jelasin dengan gaya bahasa santai biar lebih asyik diajak ngobrol. Jadi, teori itu kayak hipotesis gitu, teman-teman. Itu adalah penjelasan awal berdasarkan pengamatan dan penelitian. Nah, bedanya sama hukum, hukum itu lebih spesifik dan pasti banget, kayak aturan main yang udah terbukti di dunia ilmiah. Jadi, teori itu kayak tebakan, tapi hukum itu bener-bener udah teruji dan nggak bisa diganggu gugat lagi. Gimana, udah pada paham belum? Yuk, kita lanjutin pembahasan ini!

Perbedaan Utama – Teori vs Hukum

Teori dan hukum adalah dua istilah yang kita temui di bidang sains. Meskipun teori dan hukum menjelaskan konsep yang berbeda dalam sains, ada perbedaan yang pasti antara teori dan hukum. Teori menjelaskan mengapa sesuatu terjadi sementara hukum menjelaskan apa yang terjadi ketika kondisi tertentu ada. ini Perbedaan utama Antara teori dan hukum

Artikel ini menjelaskan,

1. Apa itu teori?
– Definisi, sifat, contoh

2. Apa hukumnya?
– Definisi, sifat, contoh

3. Apa perbedaan antara teori dan hukum?

Apa itu teori?

Definisi teori

Teori adalah seperangkat penjelasan atau pernyataan yang diverifikasi tentang suatu fenomena. Kamus Oxford mendefinisikan teori sebagai “hipotesis atau sistem gagasan yang dimaksudkan untuk menjelaskan sesuatu, terutama hipotesis yang didasarkan pada prinsip-prinsip umum yang terlepas dari hal yang akan dijelaskan.” American Heritage mendefinisikannya sebagai: “Seperangkat proposisi atau prinsip yang dirancang untuk menjelaskan sekelompok fakta atau fenomena, terutama yang telah berulang kali diuji atau diterima secara luas dan dapat digunakan untuk memprediksi fenomena alam.

Fitur dan contoh

Seperti yang ditunjukkan oleh definisi di atas, teori adalah penjelasan yang diperoleh melalui metode ilmiah. Sebuah teori terbentuk setelah pengamatan terus menerus dan eksperimen berulang. Teori relativitas Einstein, teori evolusi Darwin, teori pembakaran oksigen Lavoisier, teori kuantum, teori relativitas khusus Einstein dan teori sel adalah contoh teori ilmiah.

Validitas suatu teori bergantung pada jumlah bukti yang digunakan untuk mendukung teori tersebut. Beberapa teori direvisi atau diganti dengan bukti baru. Misalnya, beberapa informasi baru seperti DNA dan genetika telah ditambahkan ke dalam teori sel yang awalnya dirumuskan oleh Schleiden dan Schwann.

Teori evolusi

Apa hukumnya?

Definisi hak

Hukum ilmiah berbeda dengan teori. Hukum adalah generalisasi yang menggambarkan apa yang terjadi ketika kondisi tertentu ada. Kamus Oxford mendefinisikan hukum sebagai “pernyataan fakta, yang disimpulkan dari pengamatan, bahwa fenomena alam atau ilmiah tertentu selalu terjadi dalam kondisi tertentu”. The American Heritage Dictionary mendefinisikannya sebagai “pernyataan yang menggambarkan hubungan yang tidak berubah antara atau di antara fenomena untuk semua contoh di mana kondisi tertentu ada.”

Fitur dan contoh

Sebagaimana dijelaskan dalam definisi di atas, aturan biasanya didasarkan pada pengamatan, pengamatan empiris berulang. Untuk lebih spesifik, ini menjelaskan apa yang terjadi ketika kondisi tertentu terpenuhi. Misalnya, hukum gerak pertama Newton mengatakan:

Benda yang diam tetap diam dan benda yang bergerak tetap bergerak dengan kecepatan dan arah yang sama. Kecuali itu ditindaklanjuti oleh kekuatan yang tidak seimbang.”

Ketentuan dalam undang-undang ini ditulis dengan huruf miring. Menurut hukum ini, posisi suatu benda tidak berubah kecuali gaya eksternal diterapkan.

Beberapa contoh hukum ilmiah adalah hukum gerak Newton, hukum pewarisan Mendel, dan hukum Boyle.

Hukum menggambarkan bagaimana sesuatu terjadi dengan bukti, tetapi tidak dapat menjelaskan mengapa sesuatu terjadi. Hukum adalah fakta universal yang dapat diamati. Oleh karena itu mereka tidak dapat ditantang atau direvisi.

hukum Kepler

Perbedaan antara teori dan hukum

Definisi:

teori: Teori didefinisikan sebagai hipotesis atau sistem gagasan yang dimaksudkan untuk menjelaskan sesuatu, terutama hipotesis yang didasarkan pada prinsip-prinsip umum yang terlepas dari hal yang akan dijelaskan.

Hukum: Hukum diartikan sebagai pernyataan fakta yang diturunkan dari pengamatan, artinya suatu fenomena alam atau ilmiah tertentu selalu terjadi ketika ada kondisi tertentu.

Fungsi

teori: Teori menjelaskan penyebab dari suatu fenomena.

Hukum: Hukum menggambarkan sifat dari suatu fenomena.

Dasar

teori: Teori didasarkan pada argumen atau bukti.

Hukum: Aturan didasarkan pada pengamatan ilmiah.

Kondisi

teori: Teori mungkin tidak termasuk kondisi.

Hukum: Aturan menggambarkan apa yang terjadi ketika kondisi tertentu terpenuhi.

menarik

teori: Saat bukti baru terungkap, teori dapat direvisi atau diganti.

Hukum: Aturan biasanya tidak direvisi karena terlihat secara universal.

Didedikasikan untuk gambar:

“297234” (Domain Publik) melalui Pixabay

“Diagram Hukum Kepler” Oleh Hankwang – Pekerjaan sendiri (CC BY 2.5) melalui Commons Wikimedia