PDI-P.COM

Pusat Data, Informasi dan Pengetahuan Terkini

Mei 21, 2024

Hai, bro! Kali ini kita bakal ngobrolin soal perbedaan antara rasionalisme dan empirisme nih. Jadi, gini bro, rasionalisme dan empirisme itu adalah dua aliran pemikiran dalam filsafat yang beda banget. Rasionalisme ini lebih fokus ke pada pemikiran dan rasionalitas manusia, sedangkan empirisme menekankan bahwa pengalaman yang kita alami adalah sumber utama pengetahuan kita. Jadi, intinya, rasionalisme tuh lebih kayak “pikir dulu, baru percaya” gitu, sementara empirisme lebih ke “lihat dulu, baru percaya”. Jadi, nih bro, kita bakal bahas lebih dalam lagi tentang perbedaan mereka berdua, yuk simak terus artikel ini!

Perbedaan Kunci – Rasionalisme vs Empirisme

Epistemologi adalah cabang filsafat yang membahas tentang teori pengetahuan. Ini mempelajari sifat pengetahuan, rasionalitas kepercayaan dan pembenaran. Rasionalisme dan empirisme adalah dua aliran pemikiran dalam epistemologi. Kedua aliran pemikiran ini berurusan dengan sumber pengetahuan dan pembenaran. ini Perbedaan utama Ini antara rasionalisme dan empirisme Rasionalisme menganggap akal sebagai sumber pengetahuan, sedangkan empirisme menganggap pengalaman sebagai sumber pengetahuan.

Artikel ini mencakup,

1. Apa itu rasionalisme? – Definisi dan karakteristik

2. Apa itu empirisme? – Definisi dan karakteristik

3. Perbedaan antara rasionalisme dan empirisme

Apa itu empirisme?

Empirisme adalah teori yang menyatakan bahwa pengetahuan hanya datang atau terutama dari pengalaman indrawi. Teori ini menekankan peran panca indera dalam memperoleh pengetahuan. Empirisme menolak konsep bawaan atau pengetahuan bawaan. John Locke, salah satu empiris paling terkenal, menyatakan bahwa ketika kita memasuki dunia, pikiran adalah lembaran kosong (tabula rasa). Menurut teori ini, nantinya melalui memperoleh pengalaman kita mendapatkan pengetahuan dan informasi.

Namun, jika pengetahuan diperoleh hanya melalui pengalaman, tidak mungkin membicarakan apa yang belum kita alami. Klaim ini mempertanyakan validitas konsep agama dan moral; Karena konsep-konsep ini tidak dapat diamati atau dialami, mereka dianggap tidak berarti. Namun, empirisis moderat menerima bahwa ada fenomena yang tidak dapat dijelaskan melalui indra.

John Locke adalah seorang empiris terkemuka.

Apa itu rasionalisme?

Rasionalisme adalah teori yang menyatakan bahwa pengetahuan datang melalui akal, yaitu akal adalah sumber pengetahuan dan pembenaran. Ada tiga klaim dasar dalam rasionalisme dan rasionalis harus mengadopsi setidaknya satu dari tiga klaim ini. Klaim ini dikenal sebagai tesis intuisi/inferensi, tesis pengetahuan bawaan, atau tesis konsep bawaan.

pengetahuan bawaan – Rasionalis berpendapat bahwa kita tidak dilahirkan dengan pikiran seperti papan tulis buta, tetapi memiliki pengetahuan bawaan. Itu berarti bahwa kita mengetahui banyak hal bahkan sebelum kita mengalami dunia.

Intuisi / Inferensi – Rasionalis juga dapat berargumen bahwa ada beberapa kebenaran yang dapat dicapai secara independen dari pengalaman dunia, meskipun tidak diketahui secara bawaan. Contoh kebenaran tersebut adalah logika, matematika atau kebenaran moral.

Konsep bawaan – Beberapa filsuf percaya bahwa pengetahuan bawaan dan pemahaman bawaan adalah sama, sementara filsuf lain percaya bahwa keduanya berbeda. Konsep Bawaan Orang-orang ini mengklaim bahwa beberapa konsep adalah bagian dari sifat rasional kita dan tidak didasarkan pada pengalaman kita. Fakta bahwa dua anak menganggap objek yang sama jelek dan cantik bisa menjadi contoh konsep bawaan.

Meskipun kedua teori ini, rasionalisme dan empirisme, sering bertentangan satu sama lain, baik akal maupun pengalaman dapat menjadi sumber pengetahuan. Akuisisi bahasa dapat dianggap sebagai contoh. Meskipun dibutuhkan pengalaman untuk menyempurnakan sebuah bahasa, dibutuhkan sejumlah intuisi, inferensi, dan pengetahuan bawaan untuk menguasai sebuah bahasa.

Immanuel Kant adalah seorang rasionalis terkemuka.

Perbedaan antara rasionalisme dan empirisme

Definisi

Rasionalisme: Rasionalisme adalah teori yang didasarkan pada klaim bahwa akal adalah sumber pengetahuan.

empirisme: Empirisme adalah teori yang didasarkan pada klaim bahwa pengalaman adalah sumber pengetahuan.

intuisi

Rasionalisme: Rasionalis percaya pada intuisi.

empirisme: Empiris tidak percaya pada intuisi.

saat lahir

Rasionalisme: Rasionalis percaya bahwa orang memiliki pengetahuan atau konsep bawaan.

empirisme: Empiris percaya bahwa orang tidak memiliki pengetahuan bawaan.

Contoh

Rasionalisme: Immanuel Kant, Plato, René Descartes dan Aristoteles adalah contoh rasionalis terkemuka.

empirisme: John Locke, John Stuart Mill dan George Berkeley adalah contoh empiris terkemuka.

Didedikasikan untuk gambar:

“Immanuel Kant (lukisan potret)” Oleh Anonim – (Domain Publik) via Wikimedia

“JohnLock” oleh Sir Godfrey Kneller – State Hermitage Museum, St. Petersburg, Rusia. (Domain Publik) melalui Wikimedia Commons