PDI-P.COM

Pusat Data, Informasi dan Pengetahuan Terkini

April 20, 2024

Hai, teman-teman! Kali ini kita akan bahas tentang perbedaan antara metaetika dan etika normatif. Jadi, pada dasarnya metaetika itu adalah bagian dari filsafat yang membahas tentang sifat dan asal-usul nilai-nilai moral. Sedangkan etika normatif lebih fokus ke norma-norma dan prinsip-prinsip moral yang digunakan dalam mengambil keputusan yang baik atau buruk. Jadi, bisa dibilang metaetika itu seperti “di belakang layar” sementara etika normatif itu adalah “lakon utamanya”. Keduanya memang saling berkaitan, tapi punya fokus dan pendekatan yang berbeda. Nah, nantikan penjelasan lebih lanjut ya!

partikel untuk objek langsung Perbedaan utama Antara metaetika dan etika normatif adalah itu Metaetika adalah studi tentang sifat moralitas, sedangkan etika normatif adalah studi tentang tindakan moral.

Meta-etika dan etika normatif adalah dua cabang utama etika. Sementara metaetika berfokus pada penentuan makna dan objektivitas konsep moral baik dan buruk, atau benar dan salah, etika normatif mencoba menentukan sifat karakter mana yang baik dan buruk, tindakan mana yang benar dan salah. Cabang utama ketiga dari etika adalah etika terapan, yang pada dasarnya adalah penerapan etika normatif pada isu-isu tertentu.

Istilah kunci tertutup

1. Apa itu Metaetika?
– Definisi, karakteristik
2. Apa itu etika normatif?
– Definisi, karakteristik, teori
3. Apa perbedaan antara metaetika dan etika normatif?
– Bandingkan perbedaan utama

istilah kunci

Etika, metaetika, etika normatif

Metaetika, yang merupakan salah satu dari tiga cabang utama etika, berupaya memahami sifat karakteristik moral, prinsip, penilaian, sikap, dll. , “Bagaimana kita tahu apakah sesuatu itu baik atau buruk?”

Selain itu, Metaetika berusaha untuk mengkaji apa yang dimaksud orang dengan kata-kata seperti baik, buruk, benar, dan salah (semantik moral). Ini juga mempertanyakan sifat penilaian moral, yaitu mempertanyakan apakah penilaian moral itu universal atau relatif, satu jenis atau beberapa jenis, dll. Terakhir, ini juga mengkaji bagaimana kita dapat mengetahui apakah sesuatu itu benar atau salah. Namun, tidak seperti etika normatif, metaetika tidak berusaha mengevaluasi pilihan tertentu sebagai lebih baik, lebih buruk, baik, buruk, atau buruk.

Apa itu etika normatif?

Etika normatif adalah cabang etika yang mempelajari tindakan moral. Pada dasarnya etika normatif mencoba menentukan mana perbuatan yang benar dan salah, atau mana sifat-sifat karakter yang baik dan buruk.

Ada empat teori normatif utama:

utilitarianisme

Menurut teori ini, tindakan yang benar adalah tindakan yang menciptakan keseimbangan terbesar dari keseluruhan kebahagiaan.

Kantianisme

Berasal dari karya filsuf Jerman Immanuel Kant, teori ini berfokus pada imperatif kategoris, yang merupakan prinsip moral yang berfungsi sebagai prinsip dasar moralitas dan dari mana semua tugas kita berasal.

Intuisionisme moral

Menurut teori ini, kesadaran nilai intuitif kita, atau pengetahuan intuitif fakta evaluatif, membentuk dasar pengetahuan moral kita.

Etika kebajikan

Teori ini berfokus pada kepribadian bawaan seseorang daripada tindakan spesifik. Dengan kata lain, ini berfokus pada peran karakter dan kebajikan daripada melakukan tugas atau tindakan untuk menghasilkan hasil yang baik.

Etika teleologis dan etika deontologis adalah dua konsep yang kita temui dalam etika normatif. Dalam etika teleologis, kebaikan atau keburukan suatu tindakan ditentukan dengan memeriksa akibat dari tindakan itu, sedangkan dalam teori teologis, kebaikan atau keburukan suatu tindakan ditentukan dengan memeriksa tindakan itu sendiri. Oleh karena itu, Kantianisme dan intuisionisme dapat dianggap sebagai teori non-teleologis, dan utilitarianisme dan etika kebajikan sebagai teori teleologis.

Definisi

Metaetika adalah studi tentang sifat moralitas, sedangkan etika normatif adalah studi tentang tindakan moral.

isi

Sementara metaetika menganalisis makna bahasa moral dan metafisika fakta moral, etika normatif mengevaluasi kriteria kebenaran dan kesalahan tindakan.

Alam

Metaetika lebih bersifat filosofis karena menganalisis sifat moralitas dan etika, sedangkan etika normatif lebih bersifat praktis.

Hasil

Pada dasarnya, meta-etika dan etika normatif adalah dua cabang utama etika. Perbedaan utama antara metaetika dan etika normatif adalah metaetika adalah studi tentang sifat moralitas, sedangkan etika normatif adalah studi tentang tindakan moral.

Referensi:

1. “Transetika”. Wikipedia, Wikimedia Foundation, 5 September 2019, Tersedia di sini.
2. “Etika normatif”. Ensiklopedia Dunia Baru tersedia di sini.

Didedikasikan untuk gambar:

1. “1753098” (CC0) melalui Pixabay
2. “1123013” (CC0) melalui Pixabay