PDI-P.COM

Pusat Data, Informasi dan Pengetahuan Terkini

Mei 20, 2024

Halo, teman-teman! Kali ini kita akan bahas tentang perbedaan antara bibliografi beranotasi dan tinjauan sastra. Jadi, pada dasarnya, bibliografi beranotasi itu seperti daftar referensi yang kita bikin pas lagi nulis tugas atau penelitian. Bedanya, di bibliografi beranotasi, kita juga memberikan ringkasan atau ulasan singkat tentang setiap referensi yang kita masukkan. Jadi, bisa dibilang, kita kasih ‘anotasi’ atau catatan di setiap referensi itu. Sedangkan, tinjauan sastra itu lebih ke analisis dan penilaian kita terhadap karya-karya sastra yang kita teliti. Jadi, kita gak cuma kasih daftar referensi, tapi juga berikan pendapat kita sendiri tentang kualitas, tema, atau gaya penulisan dari setiap karya sastra yang kita bahas. Jadi, intinya, bibliografi beranotasi itu kayak daftar referensi yang dikasih catatan, sementara tinjauan sastra itu lebih ke analisis dan penilaian kita terhadap karya-karya sastra. Nah, gitu deh perbedaan antara keduanya. Semoga jelas ya! Kalau ada yang masih bingung, boleh tanya-tanya lagi, nanti kita bahas bareng-bareng.

Perbedaan Utama – Bibliografi Beranotasi vs Tinjauan Sastra

Bibliografi beranotasi dan tinjauan pustaka meringkas dan menganalisis informasi yang dikumpulkan dari berbagai sumber. Perbedaan antara bibliografi beranotasi dan tinjauan literatur terletak pada cara penyajian informasi. Bibliografi beranotasi mencantumkan sumber secara individual, diikuti dengan deskripsi singkat. Namun, tinjauan pustaka menganalisis semua sumber bersama-sama dan memeriksa hubungan di antara mereka. Selain itu, perbedaan tujuan, format dan komponen juga terlihat.

Artikel ini mengkaji

1. Apa itu bibliografi beranotasi? – Struktur, komponen dan tujuan

2. Apa yang dimaksud dengan tinjauan pustaka? – Struktur, komponen dan tujuan

3. Perbedaan antara bibliografi beranotasi dan tinjauan pustaka

Apa itu bibliografi beranotasi?

Bibliografi beranotasi adalah bibliografi beranotasi (daftar sumber). Anotasi biasanya merupakan deskripsi singkat dan evaluasi kritis dari setiap kata. Penulis mengevaluasi apakah informasi dari sumber tertentu itu relevan dengan topik tertentu dan memeriksa kualitas pekerjaan. Anotasi akan berisi sekitar 100-200 kata. Informasi tentang berbagai sumber diberikan secara terpisah dalam bibliografi beranotasi. Informasi tercantum dalam urutan abjad. Selain itu, setiap item dalam daftar harus menggunakan gaya kutipan resmi seperti APA, MLA, atau Chicago.

Selain itu, anotasi dapat diklasifikasikan ke dalam berbagai jenis berdasarkan tujuannya. Anotasi informatif meringkas sumber daya. Anotasi mengevaluasi kekuatan dan kelemahan sumber. Bagian berikut adalah contoh struktur bibliografi beranotasi. Di sini Anda dapat melihat bagaimana berbagai sumber dianalisis secara terpisah. Baca lebih lanjut tentang bibliografi beranotasi dan cara menulisnya.

Sumber A

  1. kutipan
  2. penjelasan singkat

Sumber B

  1. kutipan
  2. penjelasan singkat

Apa itu tinjauan pustaka?

Tinjauan literatur adalah laporan evaluasi informasi yang tersedia dalam literatur yang terkait dengan bidang pilihan Anda. Memberikan gambaran tentang topik atau topik tertentu dengan meringkas dan menjelaskan sumber-sumber terpenting di lapangan. Dalam tinjauan pustaka, referensi dikelompokkan ke dalam paragraf berdasarkan relevansi. Tidak seperti bibliografi beranotasi, referensi tidak diringkas secara individual. Metode ini membantu membangun hubungan—kesamaan dan perbedaan—antara literatur yang telah Anda ulas. Selanjutnya, kesenjangan dalam pengetahuan disorot oleh penyajian informasi ini secara keseluruhan. Struktur tinjauan pustaka mirip dengan struktur artikel atau makalah. Daftar referensi diberikan sebagai daftar referensi atau daftar referensi di akhir teks.

Contoh berikut menunjukkan struktur tinjauan literatur. Dalam contoh ini, Anda dapat melihat bagaimana berbagai sumber dianalisis untuk menunjukkan kesamaan atau perbedaan.

Klausul 1:

  1. kalimat topik
  2. Bukti dari sumber A
  3. Bukti dari sumber D
  4. Membahas

Klausul 2:

  1. kalimat topik
  2. Bukti dari sumber C
  3. Bukti dari sumberB
  4. Bukti dari sumber E
  5. Membahas

Perbedaan Antara Bibliografi Beranotasi dan Tinjauan Sastra

Struktur

Bibliografi terperinci: Sumber dianalisis secara terpisah.

Tinjauan Literatur: Informasi dari berbagai sumber dianalisis bersama.

referensi

Bibliografi terperinci: Sumber dicantumkan di awal setiap bagian.

Tinjauan Literatur: Referensi dicantumkan di bagian akhir dokumen sebagai bibliografi.

Target

Bibliografi terperinci: Komentar bibliografi beranotasi tentang relevansi dan kualitas informasi.

Tinjauan Literatur: Tinjauan literatur menetapkan hubungan antara berbagai sumber dan menyoroti kesenjangan dalam pengetahuan.

Memesan

Beranotasi Bibliografi – daftar buku: Sumber dicantumkan menurut abjad.

Tinjauan Literatur: Sumber daya digabungkan menurut relevansinya.

Didedikasikan untuk gambar: Pixaby