PDI-P.COM

Pusat Data, Informasi dan Pengetahuan Terkini

Juli 17, 2024

PDI-P.COM – Pengertian Tabularasa Adalah.

Tabularasa dapat diartikan sebagai keadaan anak yang lahir tanpa memiliki pengetahuan, sikap atau pandangan sebelumnya terhadap dunia. Tabularasa biasanya dihubungkan dengan teori perkembangan manusia yang memandang bahwa manusia belum memiliki pengetahuan serta ideologi apapun saat dilahirkan dan seluruh pemikirannya didapatkan dari pengalaman yang akan datang. Tabularasa juga dikenal sebagai teori kosong atau “laman putih” yang dipenuhi dengan berbagai pengalaman dan pembelajaran yang diperoleh dari lingkungan sosial.

Pengertian Tabularasa Adalah

Tabularasa Adalah Kunci Sukses Menjadi Pembelajar Mandiri

Tabularasa dapat diartikan sebagai situasi mental yang kosong, yang membuat seseorang menjadi lebih mudah untuk menerima dan belajar hal baru. Dalam konteks pendidikan, konsep ini sering disebut sebagai pembelajaran mandiri.

Pembelajaran mandiri adalah metode belajar di mana siswa dapat memilih dan menentukan sendiri bagaimana mereka ingin mempelajari suatu materi. Dalam proses pembelajaran mandiri, siswa dituntut untuk lebih proaktif dalam mencari materi, mencoba belajar sendiri, dan memecahkan masalah yang dihadapi secara mandiri.

Jika ingin menjadi seorang pembelajar mandiri yang sukses, maka tabula rasa (mental kosong) harus diterapkan dengan serius. Tanpa sikap mental yang kosong, maka kemampuan belajar siswa akan terbatas, padahal pengetahuan yang perlu diketahui sangat banyak.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menerapkan konsep tabularasa dalam belajar, antara lain:

1. Buka pikiran untuk pemahaman yang lebih luas

Sebenarnya, konsep tabularasa tidak hanya berlaku untuk siswa, tetapi juga berlaku untuk guru atau pembimbing. Dalam konteks pembelajaran mandiri, seorang guru harus memiliki pikiran yang terbuka dan siap menerima pemahaman yang lebih luas. Dengan begitu, ia bisa membantu siswa dalam proses belajar mandiri dengan cara yang lebih efektif.

2. Tingkatkan daya serap dengan metode belajar mandiri yang tepat

Daya serap seseorang dalam belajar dapat dicapai dengan berbagai metode belajar, tetapi untuk pembelajaran mandiri, tidak semua metode cocok diterapkan. Hal ini karena, metode belajar mandiri lebih mengutamakan kemampuan siswa untuk mencari materi dan memahaminya sendiri. Oleh karena itu, siswa perlu menguasai teknik-teknik belajar mandiri yang efektif untuk dapat lebih mudah menyerap sebanyak mungkin informasi.

3. Terapkan sikap kritis dan reflektif

Dalam proses belajar mandiri, ada baiknya siswa menerapkan sikap kritis dan reflektif terhadap materi yang sedang dipelajari. Dengan cara ini, mereka bisa mengevaluasi pemahaman mereka terhadap materi dan mencari solusi jika terdapat kesulitan dalam belajar.

4. Belajar dari pengalaman dan kesalahan

Tidak ada yang sempurna dalam proses belajar, dan tentunya akan selalu terdapat kesalahan atau situasi yang tidak diinginkan. Oleh karena itu, dengan menerapkan konsep tabula rasa, siswa perlu menerima pengalaman dan kesalahan sebagai sebuah proses belajar yang tidak bisa dihindari. Dengan begitu, mereka bisa belajar dari kesalahan tersebut dan meningkatkan kemampuan belajar mandiri.

Dalam kesimpulan, tabularasa bukan hanya sebuah konsep, tetapi juga kunci untuk menjadi seorang pembelajar mandiri yang sukses. Jika dilakukan dengan serius, konsep tabularasa dapat membuka pikiran siswa dan mengembangkan kemampuan mereka untuk belajar mandiri, sehingga bisa mencapai tujuan-tujuan belajar dengan efektif.

Soal dan Jawaban Terkait Tabularasa Adalah dalam Dunia Pendidikan

Contoh Soal:

1. Apa yang dimaksud dengan teori Tabularasa?
a. Teori yang menyatakan bahwa manusia lahir dengan kemampuan dasar bawaan dalam belajar
b. Teori yang menyatakan bahwa manusia lahir tanpa kemampuan dan pengetahuan sama sekali
c. Teori yang menyatakan bahwa kemampuan belajar manusia sepenuhnya tergantung lingkungan

2. Siapa tokoh yang dikenal sebagai Bapak Tabularasa?
a. Jean Piaget
b. Ivan Pavlov
c. John Locke

Contoh Jawaban:

1. b. Teori yang menyatakan bahwa manusia lahir tanpa kemampuan dan pengetahuan sama sekali.
2. c. John Locke.

Kesimpulan

Dalam kesimpulan, Tabularasa adalah sebuah konsep perspektif yang mengajarkan bahwa manusia lahir tanpa adanya pengetahuan atau pemahaman yang bawaan sebelumnya. Namun, hal ini tidak berarti bahwa manusia tidak memiliki kecerdasan atau bakat sejak lahir, melainkan kesempatan untuk berkembang dan belajar dari pengalaman hidup. Konsep ini memperlihatkan bahwa manusia memiliki kemampuan yang dapat diisi dengan pengetahuan dan pengalaman sehingga dapat mencapai potensi tertinggi dalam hidupnya.