PDI-P.COM

Pusat Data, Informasi dan Pengetahuan Terkini

Juli 18, 2024

PDI-P.COM – Pengertian Tabula Rasa Adalah.

Tabula Rasa adalah konsep bahwa manusia dilahirkan tanpa pengetahuan atau pengalaman sama sekali.

Konsep Tabula Rasa dikembangkan oleh filsuf John Locke yang menyatakan bahwa manusia pada awalnya adalah seperti kanvas kosong yang bisa diisi dengan pengalaman dan pengetahuan.

Apa Itu Tabula Rasa Adalah

Tabula Rasa Adalah Konsep Penting dalam Psikologi dan Filosofi: Mengenal Definisi dan Pengaruhnya pada Manusia

Tabula Rasa merupakan sebuah istilah yang berasal dari bahasa Latin yang artinya adalah “tabel kosong”. Konsep ini dikenalkan oleh seorang filsuf besar bernama John Locke pada abad ke-17. Tabula Rasa adalah sebuah konsep penting dalam bidang psikologi dan filosofi yang menyatakan bahwa pada saat lahir, manusia berada dalam keadaan kosong dan belum mempunyai pengetahuan apapun.

Dalam filosofi, konsep Tabula Rasa seringkali dikaitkan dengan teori rasionalisme yang mengemukakan bahwa pengetahuan hanya dapat diperoleh melalui pemikiran, dan tidak melalui pengalaman. Sedangkan dalam psikologi, Tabula Rasa sering dihubungkan dengan teori belajar behaviouris yang menyatakan bahwa semua sikap dan perilaku manusia dipengaruhi oleh kondisi lingkungan, dan bukan sebab bawaan lahir.

Dalam konsep Tabula Rasa, manusia tidak mempunyai pengetahuan dasar tentang apapun pada saat lahir. Hal ini berbeda dengan teori nativisme yang mengklaim bahwa manusia memiliki pengetahuan bawaan mengenai dunia yang terdapat dalam diri manusia sejak awal lahir.

Dalam konsep Tabula Rasa, pengaruh lingkungan sangatlah penting dalam membentuk personality seseorang, sikap, nilai, dan perilaku mereka. Memahami Tabula Rasa membantu kita untuk memahami bagaimana pengalaman dan situasi yang terjadi di lingkungan sekitar mempengaruhi perkembangan seseorang dari awal lahir hingga dewasa.

Berikut adalah beberapa pengaruh penting dari konsep Tabula Rasa pada manusia:

1. Lingkungan mempengaruhi perkembangan manusia
Ketika lahir, seorang bayi belum tahu apa saja yang terjadi di sekitarnya. Oleh karena itu, manusia harus belajar dari lingkungannya untuk memahami dunia yang ada di sekitarnya. Ini menunjukkan betapa pentingnya lingkungan dalam mempengaruhi perkembangan manusia dari lahir hingga dewasa.

2. Pengalaman membentuk kepribadian
Pengalaman yang diperoleh dari lingkungan sekitar akan membentuk kepribadian manusia. Sebagai contoh, sebuah anak yang tumbuh di lingkungan yang positif dan mendapat perhatian yang cukup dari orang tuanya, cenderung memiliki kepribadian yang positif juga di kemudian hari.

3. Kondisi dan situasi membentuk sikap dan nilai
Secara alami, manusia cenderung menyesuaikan diri dengan kondisi dan situasi di sekitar mereka. Hal ini membentuk sikap dan nilai mereka serta menentukan cara mereka berperilaku.

Dalam kesimpulan, konsep Tabula Rasa adalah konsep penting dalam psikologi dan filosofi yang menyatakan bahwa pada saat lahir manusia berada pada kondisi kosong dan belum mempunyai pengetahuan. Ini menunjukkan bahwa pentingnya lingkungan dalam membentuk kepribadian, sikap, dan nilai dari seseorang. Memahami konsep penting ini dapat membantu kita untuk memahami perkembangan sebuah individu dari lahir hingga dewasa.

Soal dan Jawaban Terkait Tabula Rasa Adalah dalam Dunia Pendidikan

Contoh Soal:

1. Apa yang dimaksud dengan istilah “tabula rasa”?
a. Kertas kosong
b. Pikiran kosong
c. Hati kosong
d. Semua jawaban benar

2. Siapakah seorang filsuf yang pertama kali menggunakan istilah “tabula rasa”?
a. John Locke
b. Plato
c. Aristotle
d. Descartes

3. Menurut teori tabula rasa, bagaimana manusia menciptakan pengetahuan-pengetahuan baru?
a. Manusia lahir dengan pengetahuan yang sudah ada
b. Manusia menciptakan pengetahuan-pengetahuan baru secara alamiah
c. Pengetahuan dibawa oleh roh manusia ketika dilahirkan
d. Semua jawaban salah

Contoh Jawaban:

1. a. Kertas kosong
2. a. John Locke
3. b. Manusia menciptakan pengetahuan-pengetahuan baru secara alamiah

Penutup

Dalam kesimpulannya, Tabula Rasa adalah konsep filosofis yang menyebutkan bahwa manusia lahir tanpa pengetahuan apapun dan kemudian mengembangkan pengetahuannya seiring dengan pengalaman hidup. Hal ini menjadi konsep yang penting dalam memahami perkembangan manusia dan bagaimana pemahaman manusia tentang dunia dapat berubah dari waktu ke waktu. Meskipun Tabula Rasa telah banyak diperdebatkan dalam sejarah, namun konsep tersebut tetap menjadi diskusi menarik bagi para ahli dalam berbagai bidang, seperti psikologi, sosiologi, dan filsafat.