PDI-P.COM

Pusat Data, Informasi dan Pengetahuan Terkini

Maret 3, 2024

PDI-P.COM – Pengertian Sel Prokariotik Adalah Sel Yang Tidak Memiliki..

Sel prokariotik adalah sel yang tidak memiliki membran inti atau organel sel lainnya yang bersekresi. Selain itu, sel prokariotik juga cenderung lebih kecil dan sederhana, hanya mengandung satu kromosom sirkular, dan memiliki dinding sel yang kuat. Tipe sel prokariotik yang paling umum ditemukan adalah bakteri, yang sering ditemukan di tanah, air, dan lingkungan yang serupa.

Penjelasan Lengkap Sel Prokariotik Adalah Sel Yang Tidak Memiliki

Sel Prokariotik Adalah Sel Yang Tidak Memiliki

Sel prokariotik adalah sel yang tidak memiliki inti atau nukleus. Sel ini merupakan salah satu jenis sel yang pertama kali ditemukan oleh para ilmuwan pada tahun 1674 oleh Antoni van Leeuwenhoek, seorang ahli mikroskop asal Belanda. Sel prokariotik sangat berbeda dengan sel eukariotik yang ada pada manusia dan hewan.

Struktur Sel Prokariotik

Sel prokariotik memiliki struktur yang sederhana dan tidak memiliki organel sel seperti mitokondria, golgi, dan peroksisom seperti sel eukariotik. Sel prokariotik terdiri dari tiga bagian utama yaitu membran sel, sitoplasma, dan DNA.

Membran Sel : Membran sel pada sel prokariotik berfungsi untuk melindungi sel dan memisahkan bagian dalam sel dari lingkungan sekitar. Membran sel ini terdiri dari dua lapisan lipid fosfolipid.

Sitoplasma : Sitoplasma pada sel prokariotik merupakan seluruh bagian sel yang tidak mengandung materi genetik seperti nukleus atau inti. Sitoplasma ini mengandung berbagai enzim dan substansi yang diperlukan oleh sel untuk melakukan fungsinya.

DNA : DNA pada sel prokariotik tidak terkandung dalam inti seperti pada sel eukariotik, melainkan tersebar di dalam sitoplasma. Seperti pada sel eukariotik, DNA pada sel prokariotik juga berfungsi untuk mengontrol aktivitas sel dan mereplikasi DNA.

Jenis Sel Prokariotik

Sel prokariotik terbagi menjadi dua jenis yaitu bakteri dan arkea. Bakteri merupakan sel prokariotik yang umumnya ditemukan pada lingkungan sekitar kita seperti tanah, air, dan udara. Bakteri dapat memproduksi makanan sendiri melalui proses fotosintesis atau mengambil nutrient dari lingkungan sekitarnya.

Arkea adalah kelompok sel prokariotik yang umumnya hidup pada lingkungan ekstrem seperti dalam kondisi sangat panas atau sangat asam. Arkea juga dikenal sebagai organisme primitif karena bentuk dan strukturnya yang sangat sederhana.

Kegunaan Sel Prokariotik

Sel prokariotik memiliki berbagai kegunaan terutama dalam bidang kesehatan dan industri. Bakteri yang hidup pada usus manusia membantu dalam proses pencernaan dan memproduksi vitamin B dan K. Arkea juga digunakan dalam industri makanan dalam proses fermentasi.

Demikianlah artikel tentang “Sel Prokariotik Adalah Sel Yang Tidak Memiliki”. Diharapkan artikel ini dapat menjadi bahan pembelajaran bagi kita tentang sel prokariotik dan kegunaannya dalam kehidupan sehari-hari.

Soal dan Jawaban Terkait Sel Prokariotik Adalah Sel Yang Tidak Memiliki dalam Dunia Pendidikan

Soal:
Apa yang dimaksud dengan Sel Prokariotik? Berikan 3 ciri-ciri dari Sel Prokariotik.

Jawaban:
Sel Prokariotik adalah sel yang tidak memiliki inti sel atau nukleus serta struktur membran kompleks seperti mitokondria, kloroplas dan lisosom dalam cytoplasmanya. Sel prokariotik memiliki 3 ciri-ciri yaitu:

1. Ukuran yang kecil dan sederhana: Ukuran sel prokariotik berkisar antara 0,5 hingga 5 mikrometer dengan bentuk sel umumnya berupa bola atau batang sederhana.

2. Tidak memiliki organel sel: Sel prokariotik tidak memiliki organel sel seperti mitokondria, kloroplas, atau membran intraseluler lainnya yang ditemukan pada sel eukariotik.

3. DNA terletak di dalam nukleoid: Sel prokariotik memiliki DNA yang terletak di dalam wilayah sitoplasma, yang disebut nukleoid. DNA sel prokariotik umumnya berbentuk sirkuler.

Contoh Soal:
Apa yang membedakan Sel Prokariotik dengan Sel Eukariotik?

Jawaban:
Sel Prokariotik tidak memiliki inti sel atau nukleus serta struktur membran kompleks seperti mitokondria, kloroplas dan lisosom dalam cytoplasmanya. Sedangkan pada Sel Eukariotik memiliki inti sel atau nukleus serta memiliki struktur membran kompleks seperti mitokondria, kloroplas dan lisosom dalam cytoplasmanya. Sel Eukariotik juga lebih besar dan kompleks dibandingkan Sel Prokariotik. Selain itu, Sel Eukariotik juga memiliki organel-organel yang mempunyai fungsi masing-masing seperti membran inti dan organel sel lainnya.

Penutup

Dalam penutup, dapat disimpulkan bahwa sel prokariotik merupakan sel yang tidak memiliki membran inti ataupun organel-organel yang kompleks seperti sel eukariotik. Kendati demikian, sel prokariotik memiliki peran penting dalam lingkungan, serta dapat menyebabkan penyakit pada manusia jika berada di dalam tubuh dengan jumlah yang berlebihan. Oleh karena itu, penting untuk memahami sel prokariotik guna menghindari dampak negatif yang mungkin ditimbulkannya.