PDI-P.COM

Pusat Data, Informasi dan Pengetahuan Terkini

April 23, 2024

PDI-P.COM – Pengertian Retreatisme Adalah..

Retreatisme adalah sikap dan perilaku individu yang menolak untuk berpartisipasi dalam tugas dan tanggung jawab sosial yang ada dalam masyarakat. Individu yang retreatisme cenderung menarik diri dari interaksi sosial dan kegiatan yang dianggap tidak mendukung pemenuhan kebutuhan mereka.

Pengertian Retreatisme Adalah

Retreatisme Adalah Salah Satu Bentuk Kesenjangan Sosial

Retreatisme adalah istilah yang digunakan pada sosiologi untuk menggambarkan sebuah kondisi di mana seseorang mengisolasi dirinya dari masyarakat dengan cara mengabaikan nilai dan norma yang ada di dalamnya. Istilah ini pertama kali diperkenalkan oleh Merton pada tahun 1938.

Retreatisme biasanya terjadi pada orang-orang yang merasa frustasi dan kecewa terhadap lingkungan sosial mereka. Mereka cenderung berpikir bahwa lingkungan sosial yang mereka jalani tidak memberikan kepuasan yang cukup bagi diri mereka sendiri. Layaknya menyerah pada semua lingkungan sosial tersebut dan merasa tidak berdaya pada situasi yang ada.

Dalam kasus ini, retreatisme bukanlah suatu tindakan yang produktif untuk meningkatkan kehidupan sosial. Sebaliknya, retreatisme menjadi salah satu bentuk underclass yang memperburuk kondisi masyarakat. Sebab, retreatisme dapat mempromosikan isolasi sosial, transformasi kultural, dan ketidakmampuan yang semakin menurunkan kemampuan seseorang melaksanakan tanggung jawab sosialnya.

Contohnya, seseorang yang retreatisme bisa memutuskan hubungan dengan keluarganya, menarik diri dari interaksi sosial, tidak mau bekerja, dan sebagainya. Hal ini tentu akan memberikan dampak negatif bagi dirinya sendiri serta masyarakat sekitarnya. Karena retreatisme lah, akan muncul kelompok-kelompok underclass yang memperparah ketimpangan sosial.

Maka, sebagai makhluk sosial, kita perlu memahami betul tentang pentingnya interaksi dan keterkaitan sosial dengan masyarakat. Kita tidak hanya bertanggung jawab untuk diri kita sendiri, tetapi juga terhadap lingkungan sekitar dan masyarakat sejumlah bumi yang kita tempati. Retretisme hanya akan memunculkan nilai-nilai individualisme dan etnialisme yang semakin merusak tatanan sosial masyarakat.

Dalam hal ini, penting bagi masyarakat untuk memperjuangkan keadilan sosial dan memperjuangkan hak asasi manusia. Ini bisa dilakukan melalui berbagai cara, seperti partisipasi dalam berbagai aktivitas sosial, seperti gerakan sosial atau membantu orang lain yang membutuhkan. Masyarakat perlu merasa senang dengan lingkungan sosialnya sebagai ajang untuk saling membantu dan membangun. Kita semua harus bekerja sama untuk memerangi retreatisme dan mencapai kehidupan sosial yang lebih baik.

Soal dan Jawaban Terkait Retreatisme Adalah dalam Dunia Pendidikan

Contoh soal:

1. Apa yang dimaksud dengan retreatisme?
a. Perilaku individu yang membela aktivitas sosial
b. Perilaku individu yang menolak aktivitas sosial
c. Perilaku individu yang mengejar tujuan sosial
d. Perilaku individu yang menghindari aktivitas sosial

2. Apa faktor yang menyebabkan terjadinya retreatisme?
a. Adanya tekanan sosial yang tinggi
b. Adanya pemenuhan kebutuhan kesejahteraan yang tinggi
c. Adanya dukungan sosial yang tinggi
d. Adanya kepuasan hidup yang tinggi

3. Apa contoh perilaku retreatisme?
a. Menolak bekerja dan mengambil bagian dalam kegiatan sosial
b. Menjadi sukarelawan di rumah sakit untuk menghabiskan waktu luang
c. Menjadi donatur untuk yayasan sosial
d. Menyumbang pakaian bekas ke panti asuhan

Jawaban:
1. d. Perilaku individu yang menghindari aktivitas sosial
2. a. Adanya tekanan sosial yang tinggi
3. a. Menolak bekerja dan mengambil bagian dalam kegiatan sosial

Kesimpulan

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa retreatisme adalah suatu bentuk perilaku individu yang menarik diri dari norma-norma sosial dan tidak berusaha untuk mencapai tujuan sosial atau individual. Meskipun retreatisme dapat menjadi cara individu untuk melindungi diri dari tekanan sosial dan merasakan kenyamanan, namun hal ini dapat menghambat pertumbuhan dan kemajuan sosial. Oleh karena itu, diperlukan pemahaman yang jelas tentang retreatisme dan upaya untuk meredakan kondisi yang memicu perilaku tersebut.