PDI-P.COM

Pusat Data, Informasi dan Pengetahuan Terkini

Juli 18, 2024

PDI-P.COM – Pengertian Penulisan Nama Dan Gelar Yang Benar Adalah..

Penulisan nama dan gelar yang benar adalah penggunaan huruf kapital yang sesuai, dan pengikutan standar penulisan bahasa Indonesia. Mempergunakan huruf kapital pada awal nama depan dan gelar dalam bentuk yang tepat memberikan kejelasan dan kesan yang baik dalam penulisan.

Penjelasan Lengkap Penulisan Nama Dan Gelar Yang Benar Adalah

Penulisan Nama dan Gelar yang Benar Adalah

Dalam kehidupan sehari-hari, seringkali kita ditemukan dengan penulisan nama dan gelar yang salah. Hal ini bisa terjadi karena minimnya pengetahuan tentang aturan penulisan nama dan gelar yang benar. Oleh karena itu, artikel ini akan membahas tentang penulisan nama dan gelar yang benar agar tidak terjadi kesalahan dalam penulisan tersebut.

1. Nama

Nama adalah salah satu hal yang paling penting dalam kehidupan seseorang. Penulisan nama haruslah benar dan tidak boleh asal-asalan. Ada beberapa aturan yang harus diperhatikan dalam penulisan nama, antara lain:

a. Awalan

Awalan pada nama harus ditulis dengan huruf kapital. Contoh: Bapak Supardi, Ibu Ani, atau Saudara Arif.

b. Tengah

Nama tunggal biasanya tidak menggunakan tengah, sedangkan jika nama tersebut terdiri atas dua atau lebih kata, maka setiap kata harus dimulai dengan huruf kapital. Contoh: Manuela Putri, Bambang Perdana, atau Andini Prasasti.

c. Akhir

Setiap nama haruslah diakhiri dengan huruf kapital. Contoh: Muhammad Syafi’i, Maria Kristi, atau Agus Santoso.

2. Gelar

Gelar adalah kehormatan yang diberikan pada seseorang atas prestasi atau keberhasilannya di bidang tertentu. Ada beberapa aturan dalam penulisan gelar yang harus diperhatikan, antara lain:

a. Gelar Depan

Gelar depan harus ditulis dengan huruf kapital. Contoh: Dra. Siti Aminah, dr. Dian Rosita, atau Prof. Dr. Ir. Dwi Pramono.

b. Gelar Belakang

Gelar belakang harus diakhiri dengan huruf kapital jika hanya terdiri dari satu kata. Contoh: Suhendra, S.T., M.T. Sedangkan jika terdiri dari dua kata atau lebih, maka hanya kata pertama yang diawali dengan huruf kapital. Contoh: Daniar Ahmad, S.E., M.M., atau Usman Ibnu, S.Pd., M.Pd.

c. Penulisan Gelar Akademik

Penulisan gelar akademik terbagi menjadi tiga tingkatan, yaitu:

– Sarjana: S.Pd, S.Th, S.Kom, dll. Penulisan gelar sarjana dilakukan dengan menuliskan akronim dari program studi yang diambil, diikuti dengan “S.”.

– Magister: M.Si, M.Hum, M.Pd, dll. Penulisan gelar magister dilakukan dengan menuliskan akronim dari program studi yang diambil, diikuti dengan “M.”.

– Doktor: Dr., Drs., Dra., Ir., dll. Penulisan gelar doktor dilakukan dengan menuliskan singkatan dari bidang yang diminati, diikuti dengan “Dr.”.

3. Penulisan Gelar Khusus

Penulisan gelar khusus contohnya adalah penghargaan nasional seperti Bintang Jasa, Bintang Mahaputra, atau gelar kehormatan lainnya. Penulisan gelar khusus dilakukan dengan menuliskan nama gelar tersebut di depan nama orang yang memperoleh penghargaan. Contoh: Bapak Abi Suwandi, Bintang Jasa, atau Ibu Diar Sakinah, Bintang Mahaputra.

4. Kesimpulan

Penulisan nama dan gelar yang benar sangatlah penting, terutama dalam kehidupan profesional kita. Kesalahan penulisan nama dan gelar bisa memberikan kesan kurang profesional dan menurunkan citra kita di mata orang lain. Oleh karena itu, memperhatikan aturan penulisan nama dan gelar yang benar sangat diperlukan agar tidak terjadi kesalahan dalam penulisan tersebut.

Soal dan Jawaban Terkait Penulisan Nama Dan Gelar Yang Benar Adalah dalam Dunia Pendidikan

Contoh soal:

1. Apa yang harus dilakukan jika seseorang tidak tahu nama lengkap seseorang yang ingin ditulis dalam surat?
a. Mencari tahu nama lengkap tersebut dengan bertanya pada orang lain
b. Menulis dengan sebutan yang umum seperti ‘Tuan’ atau ‘Nyonya’
c. Membuat tebakan dengan menambahkan nama depan atau belakang yang umum
d. Menulis tanpa menggunakan nama lengkap tersebut

2. Apa yang harus diperhatikan dalam penulisan gelar?
a. Menambahkan gelar yang dianggap prestisius
b. Menulis gelar sebelum nama lengkap
c. Menulis gelar setelah nama lengkap
d. Tidak ada yang harus diperhatikan dalam penulisan gelar

3. Apakah benar jika penulisan gelar Akademik di depan nama seorang Dosen?
a. Benar
b. Salah

4. Bagaimana cara penulisan gelar yang dimiliki oleh suami dan istri?
a. Ditulis kedua gelar tersebut setelah kedua nama lengkap
b. Hanya dituliskan gelar yang dimiliki oleh suami
c. Hanya dituliskan gelar yang dimiliki oleh istri
d. Tidak perlu menuliskan gelar tersebut

Jawaban:

1. a. Mencari tahu nama lengkap tersebut dengan bertanya pada orang lain
2. c. Menulis gelar setelah nama lengkap
3. a. Benar
4. a. Ditulis kedua gelar tersebut setelah kedua nama lengkap

Kesimpulan

Dalam menuliskan nama dan gelar seseorang, penting untuk memperhatikan aturan yang berlaku. Kesalahan penulisan dapat menimbulkan kesalahpahaman dan merugikan pihak yang bersangkutan. Oleh karena itu, perlu untuk senantiasa mengikuti pedoman yang berlaku dalam menuliskan nama dan gelar dengan benar. Terima kasih telah membaca artikel ini, semoga bermanfaat bagi pembaca.