PDI-P.COM

Pusat Data, Informasi dan Pengetahuan Terkini

Mei 19, 2024

Hai, teman-teman! Kali ini kita akan membahas tentang cara menulis esai argumentatif. Wah, pasti banyak dari kalian yang merasa esai ini sulit, kan? Tenang, jangan khawatir! Kita akan membahasnya dengan santai dan tanpa tekanan. Jadi, siap-siap yuk untuk menyimak tips-tips seru dalam menulis esai argumentatif ini. Siapa tahu, nanti bisa jadi ahli menulis esai yang handal, kan? Jadi, jangan kemana-mana. Ayo, kita mulai!

Mari kita lihat sekilas esai argumentatif sebelum kita belajar bagaimana menulis esai argumentatif.

Apa itu esai argumentatif?

Esai argumentatif adalah salah satu jenis esai yang paling umum dan ditulis untuk meyakinkan pembaca untuk menerima sudut pandang penulis sebagai kebenaran. Seperti namanya “argumen”, jenis esai ini menyajikan argumen. Ini pada dasarnya dapat disajikan sebagai diskusi di atas kertas.

Tips menulis esai argumentatif yang baik

Bahasa: Jangan gunakan bahasa emosional atau sastra. Selalu gunakan bahasa langsung.

Nada: Pertahankan nada yang adil dan masuk akal.

Fakta: Jangan membuat dokumen apa pun. Selalu gunakan fakta dan angka nyata. Kutip sumber sebanyak-banyaknya. Ini menunjukkan bahwa bukti yang Anda kutip benar dan Anda telah meneliti topik Anda dengan baik.

Logika: Ingat bahwa esai argumentatif harus menarik bagi logika pembaca. Jadi selalu gunakan argumen yang logis dan cerdas.

Para Pihak: Selalu tunjukkan pengetahuan Anda tentang kedua sisi masalah.

Kesalahan: Setelah Anda selesai menulis esai Anda, periksa tulisan Anda. Pastikan tidak ada kesalahan tata bahasa atau ejaan.

Bagaimana memulai esai argumentatif

Langkah 1: Penelitian

Esai argumentatif adalah kombinasi dari fakta dan angka dan sudut pandang pribadi penulis. Oleh karena itu, Anda harus meneliti topik yang diberikan secara ekstensif.

Langkah 2: Tentukan sisi Anda

Esai argumentatif dapat ditulis dalam 2 cara. Artinya setuju dengan isu atau menentang isu. Misalnya, bayangkan topik artikel Anda adalah “situs media sosial berbahaya”, maka Anda dapat mengambil posisi “situs media sosial berbahaya” atau pandangan bahwa situs tersebut tidak berbahaya. Penelitian yang Anda lakukan sebelumnya akan membantu Anda memutuskan di pihak Anda.

Langkah 3: Atur esai Anda

Esai argumentatif pada dasarnya dapat dibagi menjadi 4 langkah.

  1. Perkenalan
  2. Kembangkan argumen Anda
  3. Menantang argumen lawan
  4. Hasil

Perkenalan

Pendahuluan Anda harus berisi informasi tentang latar belakang dan pentingnya topik tersebut. Kemudian perkenalkan pernyataan tesis Anda. Dalam pernyataan tesis Anda, nyatakan sisi Anda dengan jelas dan berikan alasan untuk membenarkan keputusan Anda.

Tubuh

Di sinilah Anda mengembangkan argumen Anda. Selalu gunakan paragraf yang berbeda untuk mengilustrasikan setiap poin. Gabungkan statistik dan bukti yang relevan untuk membuktikan pendapat Anda. Pastikan ada transisi yang jelas dan logis di antara setiap paragraf. Ingatlah bahwa setiap paragraf dalam tubuh esai menunjukkan hubungan logis dengan pernyataan tesis di bagian pendahuluan.

Seperti disebutkan di atas, seorang penulis esai argumentatif harus selalu menunjukkan bahwa dia sangat menyadari kedua posisi esai tersebut. Membuktikan kebenaran posisi Anda dalam esai argumentatif tidaklah cukup. Anda juga harus membuktikan mengapa posisi lawan itu tidak benar.

Meskipun tidak ada model pasti untuk mengatur esai argumentatif, ada beberapa format umum yang membantu penulis membuat esai argumentatif yang sukses. Dua format tersebut diberikan di bawah ini.

Struktur

Model 1:

Gugus kalimat 1: Berikan poin pertama dan bukti pendukung Anda.

Gugus kalimat 2: Poin kedua dan berikan bukti pendukung Anda.

Gugus kalimat 3: Tolak poin pertama keberatan Anda.

Gugus kalimat 4: Tolak poin kedua dari oposisi Anda.

Model 2:

Gugus kalimat 1: Berikan poin pertama Anda dan bukti pendukungnya juga menolak Salah satu kontra klaim Anda

Gugus kalimat 2: Poin kedua dan berikan bukti pendukung Anda juga menolak Klaim kedua dari lawan

Gugus kalimat 3: Poin ketiga dan berikan bukti pendukung Anda juga menolak Klaim ketiga dari lawan

Bagaimana mengakhiri esai argumentatif

Tegaskan kembali pentingnya topik Anda. Berikan ringkasan artikel yang sangat singkat. Jangan memperkenalkan poin atau argumen baru dalam kesimpulan. Di bagian akhir kesimpulan, buat pembaca memikirkan konsekuensi argumen Anda.